5 Temuan Tak Terduga TGPF Duga Aparat Terlibat Penembakan Pendeta

5 Temuan Tak Terduga TGPF Duga Aparat Terlibat Penembakan Pendeta

5 Temuan Tak Terduga TGPF Duga Aparat Terlibat Penembakan Pendeta

5 Temuan Tak Terduga TGPF Duga Aparat Terlibat Penembakan Pendeta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya menyusul tembaknya Pendeta Yerima Zanambani. TGPF kasus penembakan Intan Jaya rampung melakukan investigasi padaPapua.
Setidaknya, ada lima temuan TGPF yang sampaikan Mahfud Md melansir dari http://asensioexposed.com/. Temuan itu meliputi dugaan keterlibatan aparat hingga keluarga mengizinkan jenazah Pendeta Yeremia diautopsi.

Pertama Mahfud mengungkap keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam penembakan yang menyebabkan anggota TNI dan sipil menjadi korban. Ia mengatakan rentetan peristiwa tersebut ada keterlibatan KKB Papua.

Mahfud Md membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya

“Informasi dan fakta-fakta yang himpun tim pada lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam peristiwa pembunuhan terhadap dua aparat, yakni Serka Sahlan pada tanggal 17 September 2020 dan Pratu Dwi Akbar Utomo pada tanggal 19 September 2020. Demikian pula terbunuhnya seorang warga sipil atas nama Badawi pada tanggal 17 September 2020,” ungkap Mahfud Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

Lalu Mahfud mengungkapkan soal hasil temuan TGPF terkait penembakan terhadap Pendeta Yeremia. TGPF tidak pada kesimpulan final. Tewasnya Pendeta Yeremia duga ada keterlibatan aparat dan pihak ketiga.

“Mengenai terbunuhnya Pendeta Yeremia Zanambani pada tanggal 19 September 2020, informasi dan fakta-fakta yang dapatkan tim lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan oknum aparat, meskipun ada juga kemungkinan lakukan oleh pihak ketiga,” kata Mahfud.

Melansir dari http://162.241.119.31/, pembentukan TGPF Intan Jaya ini diumumkan oleh Mahfud pada Jumat (2/10). TGPF Intan Jaya diisi dari kementerian, Polri, TNI, Kejagung, tokoh masyarakat Papua, hingga akademisi.

“Kami hari ini membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF kasus Intan Jaya dengan nomor keputusan 83 tahun 2020. Dalam lampiran 1 kami itu angkat tim investigasi lapangan. Ketuanya Pak Benny Mamoto, Wakil Ketua Sugeng Purnomo,” kata Mahfud saat itu.

TGPF pun turun langsung ke (TKP) Hitadipa. Namun, TGPF tembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan dua orang laporkan terluka terkena tembakan.

TGPF serang KKB Intan Jaya, Papua, Jumat (9/10/2020)

“Info sementara, benar ada penghadangan oleh KKB setelah laksanakan olah TKP Hitadipa menuju Sugapa. Korban 1 militer dan 1 tim investigasi,” kata Kolonel Suriastawa kepada wartawan, Jumat (9/10).