Bahaya Mengurangi Kecanduan Media Sosial

Bahaya Mengurangi Kecanduan Media Sosial

Maka bisa pastikan hampir seluruh kawula muda pasti mengenal dan menggunakan media sosial. Selain sebagai komunikasi dan penyebaran informasi, media sosial juga berfungsi untuk wadah generasi muda menunjukkan eksistensinya. Namun, keberadaan media sosial ternyata juga menyimpan sisi kelam. Bagi mereka yang tidak bisa mengontrol dirinya akan terjebak dalam kecanduan. Bahaya Mengurangi Kecanduan Media Sosial yang mengintai ketika kamu sudah kecanduan media sosial Melansir dari https://103.152.118.252/.

Bahaya Mengurangi Kecanduan Media Sosial

Mengalami krisis percaya diri

Menurut http://asensioexposed.com/ insecure bukanlah hal aneh lagi telinga generasi muda. Banyak dari mereka yang menggunakan istilah tersebut untuk menunjukkan bahwa dirinya sedang berada dalam fase krisis percaya diri. Rasanya minder dengan keadaan diri sendiri. Salah satu hal yang dapat memicu terjadinya krisis percaya diri adalah bermain media sosial. Hampir sebagian besar waktumu hanya habiskan berselancar melihat kehidupan orang lain yang terlihat menyenangkan. Pada akhirnya, kamu pun terjebak dalam rasa minder yang tak berkesudahan.

Terjebak gaya hidup konsumtif

Gaya hidup konsumtif memang terlihat menyenangkan yang tidak mau ketika semua keinginannya bisa turuti, ya kan. Kamu menghabiskan sebagian besar pendapatan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak butuh-butuh amat. Tanpa sadari, sebenarnya keberadaan media sosial turut berperan besar mendorong gaya hidup konsumtif. Kecenderungan bermain media sosial sering kali mempengaruhi dirimu, sehingga terobsesi dengan hal-hal yang sedang menjadi tren saat ini.

Sering merasa tertekan

Media sosial ibarat topeng yang menyembunyikan kehidupan asli seseorang. Rasanya hidup orang lain selalu penuh dengan kesenangan dan keseruan. Mereka bisa belanja apa pun, jalan-jalan sesuka hati, punya materi berlimpah, serta mudah menggapai kesuksesan. Hal ini sungguh berbeda sekali dengan kehidupanmu yang penuhi masalah dan perjuangan tiada usai. Terlalu sering mengamati kehidupan orang lain ke media sosial bisamu dalam kehidupanmu, sehingga mentalmu akan tertekan.

Pekerjaanmu banyak yang terbengkalai

Siapa yang tidak suka menghabiskan waktu untuk berselancar media sosial tentu setiap orang pasti menyukainya. Namun sayangnya, tidak semua orang mampu mengontrol dirinya dengan cermat. Akibatnya, banyak dari mereka yang terjebak dalam kecanduan media sosial sampai sering lupa waktu. Jika tidak segera hentikan, hal ini akan merugikan sendiri. Kecenderungan dalam bermain media sosial akan membuat waktumu terbuang sia-sia. Tanpa sadari, pekerjaan yang seharusnya sudah selesai akhirnya terbengkalai.

Tidak dapat berpikir jernih

Media sosial ibarat dua sisi koin yang berlawanan. Selalu ada dampak positif dan negatif yang menyertainya. Salah satu hal negatif yang turut meramaikan keberadaan media sosial adalah adanya hoaks yang bertebaran. Sering kali beragam informasi palsu bungkus dengan bahasa yang cantik, sehingga banyak orang terpengaruh. Risiko yang akan terjadi ketika kamu mengalami kecanduan media sosial adalah sering terjebak dalam informasi dan berita hoaks. Saat sudah keasyikan dengan media sosial, kamu tidak lagi mampu berpikir jernih untuk memilah mana informasi yang benar dan mana informasi yang salah. Wah, jangan sampai terjadi.