Dengan Mencari Jodoh Pada Media Sosial

Dengan Mencari Jodoh Pada Media Sosial

Berbagai media sosial yang ada memberi kita kesempatan seluas-luasnya berjejaring dengan siapa saja. Peluang mencari jodoh melalui media sosial pun terbuka tanpa batas. Namun, kamu harus waspada ketika berkenalan secara virtual dengan orang asing. Banyak kemungkinan yang akan terjadi kepadamu. Bisa juga benar-benar bertemu dengan jodoh yang kamu idamkan. Kemungkinan terburuknya, kamu kecewa karena ekspektasi kamu terhadap seseorang tidak sesuai. Dengan Mencari Jodoh Pada Media Sosial lebih baik lagi, supaya bisa menjadi  secara morel dan materiel kepada seseorang Melansir dari https://95.85.78.81/.

Dengan Mencari Jodoh Pada Media Sosial

Meminta informasi penting tanpa tujuan jelas

Menurut http://asensioexposed.com/ proses pendekatan secara virtual sebaiknya melakukan dengan wajar. Kamu memiliki ruang privasi yang seharusnya tidak ketahui oleh orang lain. Tanggapi selagi relevan dengan proses pendekatan pada umumnya. Detail aktivitas sehari-hari juga baiknya tidak perlu beritahu. Kemudian data pribadi seperti nomor KTP, kartu debit atau kartu kredit milikmu sebaiknya tidak membagikan. Jika mintai hal seperti itu, sebaiknya kamu tolak untuk menghindari tindak kejahatan.

Meminta foto pribadi

Saling berbagi foto pada dasarnya butuh persetujuan dari kedua belah pihak. Tentu saja foto yang membagikan dengan teman kencan virtualmu harus dalam batasan wajar. Jangan sekali-kali mengirimkan foto atau video privasi yang tidak boleh ketahui oleh siapapun. Ini akan menyerangmu suatu saat ketika dia punya kesempatan untuk mengancam. Kamu juga berpotensi menjadi korban pemerasan atau bahkan pelecehan virtual. Waspada, kamu perlu tahu batasannya dan jangan tertipu atas nama cinta.

Mengajak bertemu sendirian ke tempat yang tidak kenal

Ketika sudah merasa saling cocok, boleh saja bertemu ke suatu tempat. Ketika kamu ragu untuk datang sendiri, mintalah temanmu untuk menemani. Supaya lebih aman lagi, pastikan area sekitar tempat pertemuan sudah kamu ketahui. Apabila teman kencanmu merasa keberatan, sebaiknya kamu tidak menuruti pergi sendirian jika tetap meragu. Bukan berarti membatasi, tapi untuk menghindari kejahatan yang tidak inginkan. Pelaku bisa melakukan oleh siapa saja, sekalipun teman kencanmu sudah sangat terpercaya.

Terlena dengan afeksi virtual sesaat

Terbawa perasaan melalui virtual sangat mungkin terjadi. Kita memiliki kepercayaan diri tinggi dan merasa perlakukan sebaik-baiknya. Padahal belum sama sekali bertemu langsung dengan target asmara. Kagumi sewajarnya agar kamu tidak kecewa ketika bertemu langsung. Kadang kala, informasi dari media sosial calon jodoh tersebut berbeda jauh dengan aslinya untuk mengantisipasi hal tersebut, bersikaplah skeptis dan jangan terbuai ucapan manis.

Membahas topik yang menurutmu sensitif

Hindari percakapan yang menurutmu itu adalah isu sensitif. Pembahasan tersebut antaranya menyinggung nilai keyakinan atau privasi kamu. Tentu kalian memiliki batas wajar dan persetujuan saat kencan virtual. Jauhkan teman kencanmu apabila melakukan tindakan yang tidak terpuji. Sangat sensitif jika sampai kamu merasa tersinggung, terdiskriminasi, dan melecehkan supaya mencari jodohmu via media sosial lancar, maka waspadalah setiap saat.