Di Gerebek, Warga Temukan Ratusan Celana Dalam Wanita

Di Gerebek, Warga Temukan Ratusan Celana Dalam Wanita

Di Gerebek, Warga Temukan Ratusan Celana Dalam Wanita

Gerebek Rumah Bujang, Warga Temukan Ribuan Baju Dalam Wanita

Di Gerebek, Warga Temukan Ratusan Celana Dalam Wanita – Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) gempar. Warga setempat, khususnya wanita mengaku sering kehilangan pakaian dalam.

Warga yang resah akhirnya melaporkan kejadian ini ke kantor desa setempat pada Rabu kemarin. Ada dugaan, baju dalam mereka hilang dicuri oleh ST, 45, warga RT 8, Desa Natai Baru.

Dugaan ini pun dibuktikan warga dengan menggerebek pondok tempat ST tinggal. “Nah kemarin itu warga melapor ke kantor desa, mereka meyakini ST pelaku yang sering mencuri pakaian wanita sampai baju dalaman. Warga yang tidak sabar langsung menggerebek pondok ST,” ujar ibu warga RT 5 yang enggan disebutkan namanya.

Warga sudah tidak sabar langsung membongkar pondok ST. Alangkah kagetnya, di tempat tinggal ST dipenuhi baju wanita mulai dari rok, hijab, daster, BH, celana dalam dan baju wanita lainnya.

Seisi tempat tinggal ST dipenuhi baju wanita yang sudah ditata sedemikian rupa. “Bahkan ada dua boneka berbentuk perempuan yang dibuat ST menggunakan celana dan baju yang diisi baju baju supaya mirip dengan wanita sesungguhnya,” cerita ibu tersebut.

Namun saat penggerebekan, ST sempat kabur membawa parang dan mengancam akan membunuh jika dilaporkan ke polisi. Selanjutnya pelaku kabur ke arah kebun dan hutan desa sejak Rabu siang hingga saat ini belum tertangkap.

#Berbagai asumsi warga bermunculan

Sementara itu, seorang ibu warga RT 5, Desa Natai Baru, NN mengatakan, ST ini memang sudah dari dulu bahkan sudah puluhan tahun diduga sering mencuri celana dalam dan BH wanita.

Diduga aksinya dilakukan pada malam hari dan mengambil baju wanita yang sedang dijemur. Ada yang bilang dia kelainan seks, ada juga yang bilang untuk cari ilmu hitam. Ya jadi warga sini sedikit takut,” ujar ibu penjual kopi di RT 5 ini.

Informasi dari sejumlah warga, ST punya kisah hidup saat masih muda pernah ditinggalkan nikah oleh pacarnya di Jawa. “Bisa jadi mungkin dia cinta dan malah ditinggal nikah dan akhirnya trauma dan menjadi kelainan seks. Kalau sama orang yang normal saja tidak gila. Bahkan dia juga tiap hari berkebun sawit. Sehat bugar dan normal. Cuma mungkin ada kelainan seks,” ujar bapak paruh baya ini.

Kepala Desa Natai Baru, Asmiyati, masih enggan memberikan informasi lebih lanjut. Ia takut jika kasus ini diekspose akan mengancam dirinya. Sebab ST sampai saat ini masih dalam pencarian aparat.

“Tim gabungan dari Polres dan Polsek Arsel sudah berada di Desa Natai Baru dan sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku TS yang diduga kabur ke arah hutan desa,” ujar perwira melati satu ini.