Jokowi Peringatkan Potensi Bahaya 3 Klaster

Jokowi Peringatkan Potensi Bahaya 3 Klaster

Jokowi Peringatkan Potensi Bahaya 3 Klaster

Jokowi Peringatkan Potensi Bahaya 3 Klaster, – Presiden Joko Widodo ”Jokowi” mengingatkan tentang adanya klaster-klaster yang berpotensi membahayakan masyarakat. Menurut Jokowi, terkadang masyarakat juga merasa lebih aman di rumah namun terkadang hal itu juga berpotensi sebagai penyebaran COVID-19.

“Sekarang kita harus lebih hati-hati di klaster-klaster yang tadi saya sampaikan, klaster keluarga. Karena pastinya di rumah kita sudah merasa aman. Justru di situlah, yang kita harus hati-hati,” ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna, yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

1. Jokowi ingatkan hati-hati terhadap tiga klaster ini

Selain klaster keluarga, Jokowi juga meminta masyarakat hati-hati terhadap klaster-klaster lainnya. Seperti klaster perkantoran dan klaster Pilkada.

“Hati-hati. Ini perlu saya sampaikan, hati-hati yang namanya klaster kantor. Yang kedua, klaster keluarga. Hati-hati. Yang terakhir, juga klaster Pilkada. Hati-hati ini. Agar ini selalu diingatkan,” ucap Jokowi.

2. Jokowi sebut masyarakat juga sering abai protokol kesehatan saat di kantor

Dilansir dari https://jeoleuro.com, Jokowi mengatakan, selama ini yang selalu diwaspadai adalah tempat-tempat ramai, tempat publik. Sehingga di dalam rumah dan kantor banyak yang abai dengan protokol kesehatan.

“Dalam perjalanan masuk kantor kita juga sudah merasa aman, sehingga kita juga lupa di dalam kantor protokol kesehatan,” ungkapnya.

3. Jokowi minta penanganan COVID jadi prioritas, ekonomi menyusul

Di hadapan jajarannya, orang nomor satu di Indonesia itu mengingatkan tentang kesehatan yang menjadi kunci perekonomian Indonesia. Sehingga, kesehatan harus diatasi dengan baik, jika ingin pertumbuhan ekonomi baik juga.

“Yang perlu saya ingatkan, sekali lagi bahwa kunci dari ekonomi kita agar baik adalah kesehatan yang baik,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk fokus terhadap penanganan COVID-19. Lalu, penanganan ekonomi bisa menyusul di belakangnya.

“Saya ingin perintahkan jajaran Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi, Menkes, dan TNI-Polri, betul-betul agar yang berkaitan dengan urusan penanganan COVID betul-betul menjadi fokus kita. Ekonomi akan mengikuti,” tutur Jokowi.

“Sekali lagi kalau penanganan COVID baik, kalau kesehatan baik, ekonominya juga akan membaik,” lanjut dia.