Justin Bieber Mengajukan Gugatan

Justin Bieber Mengajukan Gugatan

Justin Bieber Mengajukan Gugatan

Justin Bieber Mengajukan Gugatan – Dua orang perempuan tiba-tiba muncul dan mengaku menjadi korban pelecehan seksual olehJustin Bieber. Insiden diklaim terjadi pada 2014 dan 2015.

Seorang perempuan yang mengaku bernama ‘Danielle’ mengungkap detail pelacehan seksual melalui Twitter. Ia menyebut insiden terjadi saat Justin Bieber masih berpacaran dengan Selena Gomez.

Ia mengaku bertemu Justin Bieber di sebuah acara tertutup yang digelar oleh Scooter Braun di Austin, Texas. Danielle menyebut seorang pria tiba-tiba mendatanginya dan seorang temannya, dan bertanya apakah ia ingin bertemu dengan Justin Bieber.

Danielle kemudian mengklaim mereka berdua diajak oleh Justin Bieber ke Hotel Four Season. Di saat itulah Justin Bieber dituding melakukan pelecehan seksual dengan mencium mereka tanpa izin dan melakukan hal-hal intim lainnya.

Selain Danielle, muncul seorang pengguna Twitter lain yang mengaku diperkosa oleh Justin Bieber pada 2015. Insiden diklaim terjadi setelah ia menghadiri meet and greet dengan Justin Bieber.

Mengenai tudingan tersebut, Justin Bieber tak tinggal diam. Melalui akun Twitter-nya, ia membantah hal tersebut dan memberi bukti-bukti seperti artikel hingga foto yang membuktikan dirinya tak bersalah.

Justin Bieber mengambil langkah hukum terhadap orang yang menuduh penyanyi asal Kanada itu melakukan pelecehan seksual dengan mengajukan gugatan dan ganti rugi senilai total US$20 juta atau sekitar Rp283,5 miliar.

Bieber mengajukan gugatan tersebut terhadap pengguna dua akun Twitter. Kedua perempuan itu mengaku sebagai penggemar yang mengklaim mengalami pelecehan seksual oleh Bieber.

Kepada masing-masing perempuan tersebut, Bieber menuntut ganti rugi US$10 juta atau Rp142,3 miliar atas fitnah yang ditujukan kepadanya.

“Semua klaim soal pelecehan seksual harus dianggap serius dan itulah kenapa responsku dibutuhkan. Namun cerita ini sangat tidak mungkin terjadi, itulah kenapa aku bekerjasama dengan Twitter dan pihak berwajib untuk membawa kasus ini ke ranah hukum,” pungkas Justin Bieber.

Mengenai masalah ini, masih belum ada tanggapan dari dua orang perempuan yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual Justin Bieber.

Kedua perempuan itu menuding Bieber melalukan pelecehan seksual kepada mereka, masing-masing pada 2015 dan 2015. Tuduhan tersebut dilayangkan lewat dua akun Twitter dengan nama Danielle dan Kadi.

Dalam dokumen hukum yang diperoleh TMZ, Bieber mencatat kecurigaannya bahwa akun itu mungkin dijalankan oleh satu orang yang ingin merusak reputasinya.

Berkenaan dengan tuduhan itu, bintang pop berusia 26 tahun itu mengklaim memiliki bukti dokumen yang tak terbantahkan untuk membuktikan bahwa klaim itu kebohongan keterlaluan dan palsu.

Dia juga bersikeras bahwa tuduhan itu “secara faktual tidak mungkin.” Ia percaya bahwa klaim itu dibuat sebagai bagian dari skema untuk mencari perhatian dan ketenaran.

Menanggapi klaim tentang pelecehan 9 Maret 2014, Bieber menduga Danielle membuat cerita berdasarkan laporan bahwa dia makan di Four Seasons Restaurant pada hari berikutnya.

Bieber menekankan bahwa ia tidak menginap di Four Seasons Hotel atau menyewa kamar di hotel tersebut pada tanggal yang disebutkan.

Berdasarkan pengakuannya, setelah membuat penampilan kejutan di SXSW, ia meninggalkan tempat itu bersama Selena Gomez dan tinggal di properti sewaan.

Sementara dalam pembelaannya terhadap tudingan 5 Mei 2015, Bieber mengklaim Kadi mengarang cerita insiden di Hotel Langham karena mengetahui dirinya menghadiri Met Gala di New York City.

Menurut Bieber, klaim yang menyebut bahwa ia menelepon Kadi pada pukul 02:30 sangat tidak mungkin. Bieber berargumen bahwa di waktu tersebut ia pergi ke sebuah pesta tertutup dan berada di sana sampai sekitar jam 04.00, setelah menghadiri Met Gala.

Bieber kemudian mencatat bahwa setelah meninggalkan pesta, dia membeli camilan di gerai hot dog dan mengaku memiliki bukti foto untuk momen tersebut. Dia pun menyebut klaim Kadi merupakan cerita buatan yang buruk dan merusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *