Mitos Masyarakat Tentang Pesugihan Babi Ngepet

Mitos Masyarakat Tentang Pesugihan Babi Ngepet

Mitos Masyarakat Tentang Pesugihan Babi Ngepet

5 Mitos Tentang Pesugihan Babi Ngepet - Spoters

Mitos Masyarakat Tentang Pesugihan Babi Ngepet – Belakangan ini Kelurahan Jagalan, Solo, Jawa Tengah dibuat geger. Pasalnya ada isu menyebar mengenai teror babi ngepet yang berkeliaran di daerah tersebut.

Isu punya isu kabar tersebut sudah berangsur selama sebulan. Beberapa barang milik warga mendadak hilang tanpa diketahui siapa yang mengambilnya. Hingga akhirnya mitos mengenai babi ngepet yang berkeliaran tersebut berhasil terbongkar.

Ternyata yang menjadi pelaku ‘babi ngepet’ itu adalah tak lain warga sekitar Jagalan sendiri.

Tindakan tersebut merupakan murni pencurian yang dilakukan oleh Rendy Febrianto alias Bagong (27).

Tetangga sampai tak menyangka kalau Bagonglah yang selama ini sering mengambil barang-barang warga.

Di mata warga, pria yang tinggal di wilayah RT 3 RW 14 itu dikenal sebagai pemuda yang santun dan suka menolong.

Bagong ditangkap oleh warga kampung sendiri pada Rabu pagi.

Misteri babi ngepet tersebut terungkap dari handphone salah satu korban yang ternyata masih aktif GPSnya.

Penangkapan bermula dari kecurigaan Andreas, tetangga pelaku. Saat itu Andreas sedang berduka karena ibundanya meninggal dunia.

Telepon seluler (ponsel) milik Andreas tiba-tiba lenyap. Padahal waktu itu ponsel ditaruh di meja untuk pengisian daya baterai (charge).

“Dalam ponsel korban itu ada aplikasi ojek online. Nah dilacak melalui itu. Kok kebetulan ponsel yang dicuri itu dalam kondisi belum dimatikan dayanya.

Sehingga GPS masih menyala,” kata Bhabinkamtibmas Jagalan, Aipda Tarmuji di pelataran kelurahan setempat, Rabu siang.

Korban kemudian berhasil mendeteksi lokasi handphonenya melalui GPS dan berakhir di sebuah poskamling.

Namun korban dengan warga tidak langsung mengambil HP tersebut dan bersembunyi menunggu siapa yang akan mengambilnya.

Ternyata Bagonglah yang kemudian mengambil HP tersebut hingga akhirnya terjadilah penangkapan itu.

Mengenai isu Babi Ngepet, Babi ngepet  sendiri adalah legenda atau mitos yang ada di masyarakat Indonesia.

Babi Ngepet merupakan salah satu wujud pesugihan dimana seseorang menggunakan ilmu hitam untuk berubah menjadi seekor babi.

Nantinya siluman babi itu akan mendatangi rumah warga dan menggesekkan tubuhnya di depan teras.

Menurut kepercayaan, gerakan tersebut merupakan kondisi dimana sang babi sedang mengambil uang dari dalam rumah menggunakan ilmu hitam tersebut.

Namun babi ngepet sendiri hanya mitos masyarakat yang ceritanya sudah beredar dari zaman dulu kala.

Ilmu pesugihan gaib tersebut masih tidak diketahui kebenarannya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *