Mobil Artis Via Vallen Dibakar Orang

Mobil Artis Via Vallen Dibakar Orang

Mobil Artis Via Vallen Dibakar Orang

Mobil Artis Via Vallen Dibakar Orang – melewati video Instagram Story, Via Vallen menyampaikan pelaku yang membakar mobil Toyota Alphard berwarna putih miliknya sudah ditangkap polisi. Tetapi dari informasi yang diperoleh, pelaku yang seorang lelaki itu menyerahkan diri ke kantor polisi.

“Tersangkanya sudah di kantor polisi,” ucap Via Vallen di video yang diunggah di Instagram Story.

Informasi yang dihimpun, sebelum membakar pelaku menulis sebuah ancaman di tembok rumah sebelah pintu gerbang rumah Via Valen.

“Dan pelaku usai membakar langsung menyerahkan diri ke Polsek Tanggulangin,” kata sumber di kepolisian, mengutip dari media.

Pesan yang tertulis di tembok itu bertuliskan “Kibus ada, ada gak kasih haku, pije persa, pije 97 mati kau bang.”

Sampai berita ini diunggah, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian sebab masih didalami kasus itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil Toyota Alphard berwarna putih punya Via Vallen dibakar orang tak asing. Kejadian itu berlangsung di rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa dini hari tadi.

Mobil Toyota Aplhard milik Via Vallen terbakar. Mobil yang terbakar itu diparkir di samping rumah di Desa Kalitengah Selatan, Tanggulangin, Sidoarjo.

Rossa Ningrum, ibu Via Vallen menyampaikan saat itu yang mengetahui pertama kali mobil terbakar ialah kru Via Vallen. Saat itu para kru sedang mengemasi alat elektronik setelah syuting video klip di bagian belakang rumah yang difungsikan sebagai garasi mobil.

“Mobil terbakar…… mobil terbakar,” ujar Rossa Ningrum menirukan teriakan kru, Selasa.

Saat itu semua sempat panik, kata Rossa, dan segera mencari nomor telepon PMK. Setelah nomor ketemu, PMK pun ditelepon. Tetapi Rossa merasa datangnya PMK terlambat sebab api dengan cepat membakar mobil bernopol W 1 VV tersebut.

“Kalau berdasarkan keterangan warga, ada yang membakar. Ada seseorang yang membawa botol menuju mobil sebelum terjadinya kebakaran,” kata  Rossa.

“Tolong pemadam kebakaran langsung ke Tanggulangin, tolong.”

“Tolong pemadam kebakaran, dari tadi udah ditelepon, nggak dateng-dateng. Tolong cepet ke sini,” kata via.

Via khawatir, jika petugas pemadam kebakaran tak kunjung datang, api akan semakin membesar dan merembet ke rumah orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *