Pakai Face Shield Tanpa Masker Cegah Covid-19

Pakai Face Shield Tanpa Masker Cegah Covid-19

Pakai Face Shield Tanpa Masker Cegah Covid-19

Pakai Face Shield Tanpa Masker Cegah Covid-19 – Selain masker, belakangan semakin banyak masyarakat yang menggunakan face shield atau pelindung wajah untuk mencegah tertular virus Covid-19. Namun cara mereka menggunakannya berbeda-beda.

Sebagian orang tetap menggunakan masker dengan tambahan face shield. Ada pula yang hanya memakai face shield tanpa masker. Lantas pilihan mana yang efektif memperkecil risiko penularan corona?

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih, mengatakan penggunaan face shield tanpa masker justru tidak memberikan manfaat yang besar untuk menekan potensi tertular virus corona.

“ Nggak ada banyak manfaatnya kalau (pakai face shield tapi) nggak pakai masker,” kata Daeng dalam “ Webinar Indonesia Hygiene Forum 2020: Kewaspadaan Ruang Publik & Fasilitas Umum Dalam Menghadapi Tatanan Aturan Baru Pasca PSBB,” Kamis.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan salah satu faktor yang paling menyumbang kasus positif terbanyak adalah perilaku tidak disiplin dalam penggunaan masker. Yuri mengimbau agar masyarakat menggunakan masker yang nyaman digunakan pada kegiatan sehari-hari.

“Kami mengibaratkan penggunaan face shield tanpa masker, ibarat orang yang menggunakan payung, yang bisa melindungi dari tetesan air dari atas tetapi tidak dari samping,” ujarnya dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu.

Penggunaan face shield harus dibarengi dengan penggunaan masker

Oleh sebab itu, untuk perlindungan maksimal, seseorang yang menggunakan face shield harus dibarengi dengan penggunaan masker. Menurut Yuri, penggunaan masker itulah yang lebih penting untuk perlindungan dari COVID-19.

“Gunakan masker yang nyaman, agar bisa digunakan dengan benar,” ujarnya.

Desain masker kain yang terlalu tebal membuat bernapas jadi tidak nyaman

Selain itu, Yuri juga mengatakan bahwa desain masker kain yang terlalu tebal membuat bernapas jadi tidak nyaman. Bahkan, Yuri melanjutkan, ada desain masker kain yang terlalu elastis dan menekan hidung.

“Ini tidak nyaman saat digunakan, sehingga sering kali penggunanya menurunkan maskernya hanya menutup mulut dengan alasan tidak bisa bernapas,” katanya.

Gunakan masker kain yang tidak terlalu ketat agar nyaman

Yuri mengatakan masker kain yang terlalu ketat menutup hidung membuat penggunaannya tidak nyaman. Padahal masker kain memiliki kualitas yang cukup bagus.

“Masker kertas atau masker yang biasa digunakan oleh tenaga medis, itu juga bisa digunakan. Saat ini, kita sudah bisa mendapatkan di mana-mana dengan mudah,” tuturnya.