Pedagang Ludahi Bakso Cuanki

Pedagang Ludahi Bakso Cuanki

Pedagang Ludahi Bakso Cuanki

Pedagang Ludahi Bakso Cuanki – Tukang bakso bernama Windra Suherman diperiksa polisi di Mapolsek Kembangan Jakarta Barat karena  aksinya meludahi mangkok viral di media sosial.

Kepada polisi, Windra mengaku meludahi mangkuk untuk penglaris dagangan. Menurut Windra, tindakannya itu berdasarkan saran dari seorang dukun.

Kapolsek Kembangan Kompol Imam Setiawan mengatakan, Windra mendatangi dukun bernama Joko.

Polisi telah melakukan rapid test terhadap WS (21), pedagang bakso cuanki di Kembangan, Jakarta Barat, yang sempat viral karena meludahi dagangannya. Hasil tes dinyatakan bahwa WS negatif Corona (COVID-19).

“Sudah dites kemarin, rapid test. Hasilnya negatif,” kata Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan.

Imam mengatakan rapid test dilakukan di rumah sakit. “Rapid test di Rumah Sakit Kembangan,” ucap Imam.

Imam menambahkan, Windra telah berjualan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat sejak tahun 2009. Namun, kepada polisi, Windra mengaku baru melakukan aksi meludahi mangkuk selama sepekan.

Sebelumnya diberitakan, WS terekam CCTV meludahi bakso cuanki yang dibeli oleh pembeli, NH, di Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada Minggu petang memasuki waktu Magrib.

Polisi kemudian menyelidiki video viral itu. WS kemudian diamankan pada Kamis dan dimintai keterangan.

Awalnya, WS tidak mengaku meludahi bakso cuanki. Ia mengaku mendekatkan mangkuk ke indra penciumannya untuk mengecek apakah sudah diberi sambal atau belum karena saat itu kondisi di jalan gelap.

Namun belakangan WS akhirnya mengakui telah meludahi bakso cuanki pembeli. Ia mengaku melakukan hal itu agar dagangannya laris.

Kata Imam, sebelumnya polisi memang sempat melepas Windra, namun memanggilnya kembali untuk pemeriksaan mendalam.

“Awalnya kan dia cerita cuma mencium doang, terus kita dalami lagi, CCTV kita periksa lagi, ternyata dia mengaku (meludah). Sekarang kita periksa mendalm lagi di Polsek,” ujar Imam.

Polisi memeriksa Windra berdasarkan video rekaman CCTV yang viral di media sosial dan ekspose.

Imam mengatakan, pembeli bakso cuanki hingga saat ini belum melaporkan kejadiannya. Pihaknya tengah mengarahkan pembeli tersebut membuat laporan.

Dalam rekaman video berdurasi 34 detik itu, terlihat Windra sedang menyiapkan bakso pesanan pembeli. Mangkuk berisi bakso tersebut kemudian diletakkan di atas meja dagang. Tangan pria tersebut menaburkan sesuatu ke mangkuk lainnya.

Tak lama usai melirik kanan kiri untuk melihat lingkungan di sekitar, pedagang itu tampak mengambil mangkuk dan mengarahkan mangkuk itu ke mulutnya.

WS mengaku mendapatkan ajaran itu dari guru spiritualnya di Garut seminggu lalu. Sekembalinya ke Jakarta, ia mempraktikkan ajaran sang guru.

WS menuangkan bumbu ke dalam mangkuk. Setelah itu, ia meludahinya sambil membaca mantra, lalu memberinya kuah bakso dan bakso cuanki ke dalam mangkuk.

Apesnya, perbuatan culas WS ini dipergoki pembeli yang mengamatinya dari CCTV. Pembeli saat itu mengamati CCTV lantaran curiga, karena pedagang tersebut tidak segera membuatkan pesanannya.

Sambil menunggu pesanan dibuat, NH mengamati CCTV dan melihat pelaku meludahi mangkuknya. Kejadian itu kemudian menjadi obrolan NH di grup WhatsApp tetangga hingga akhirnya tersebar viral di media sosial.

NH sendiri membuang baksonya setelah mengetahui diludahi. Meski begitu, NH tidak lapor polisi dengan alasan kemanusiaan. Ia hanya ingin mengingatkan masyarakat untuk hati-hati membeli jajanan di luar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *