Peneliti Ungkap Gejala COVID-19 Tersembunyi pada Telinga, Begini Ciri-cirinya

Peneliti Ungkap Gejala COVID-19 Tersembunyi pada Telinga, Begini Ciri-cirinya

Peneliti Ungkap Gejala COVID-19 Tersembunyi pada Telinga, Begini Ciri-cirinya

Peneliti Ungkap Gejala COVID-19 Tersembunyi pada Telinga, Begini Ciri-cirinya – Beberapa pasien Corona terlaporkan mengalami gangguan pada indra pendengaran. Beberapa waktu lalu, seorang pria tiba-tiba mengalami gangguan pendengaran berbarengan dengan tinitus pada sisi kirinya.

Berdasarkan laporan tersebut, ilmuwan menyebut ada kemungkinan seseorang mengalami gejala serupa saat terpapar COVID-19. Seperti apa gangguan pendengaran pada pasien COVID-19?

“Terlepas dari literatur yang cukup banyak tentang COVID-19 dan berbagai gejala yang terkait dengan virus tersebut, ada kurangnya diskusi tentang hubungan antara COVID-19 dan pendengaran,” kata para ilmuwan dari University College London dan Royal National Throat, Nose and Ear. Rumah Sakit.

Mengutip dari http://asensioexposed.com/ , para ilmuwan mendesak dokter untuk mewaspadai tanda-tanda tinnitus. Hal ini bisa berkaitan dengan infeksi COVID-19.

Tinnitus adalah sebutan untuk mendengar suara yang tidak dapat terjelaskan. Suara yang terdengar seseorang saat mengalami tinnitus adalah sebagai berikut.

1.Dering
2.Berdengung
3.Mendesis
4.Berdenyut.

“Kehilangan pendengaran dan tinnitus adalah gejala yang telah terlihat pada pasien dengan COVID-19 dan virus influenza, tetapi belum disorot,” sebut para ilmuwan dari University College London dan Royal National Throat.

Gejala Baru COVID-19 Tersembunyi pada Telinga

“Mengingat keberadaan virus (COVID-19) yang tersebar luas pada populasi dan morbiditas gangguan pendengaran yang signifikan, penting untuk menyelidiki hal ini lebih lanjut,” lanjut para ilmuwan.

Melansir dari https://christian-mommies.com/ Tinnitus biasanya bukan pertanda sesuatu yang serius, dan sudah ada serangkaian perawatan yang tersedia untuk keadaan  tersebut. Tinnitus bisa juga oleh oleh kencing manis, kecemasan, atau bahkan dengan mengonsumsi beberapa jenis obat.

“Tinitus Anda lebih mungkin oleh COVID-19 jika dengan tanda peringatan yang lebih umum,” sebut para peneliti.

Tinnitus yang harus kalian waspadai menjadi tanda terinfeksi COVID-19 saat demam tinggi, batuk baru, dan perubahan indra penciuman atau perasa yang umum pasien Corona keluhkan.

Seorang pria Inggris mengalami tuli sebelah yang sifatnya permanen saat berjuang melawan infeksi virus Corona COVID-19. Dokter lalu mengingatkan risiko komplikasi langka tapi serius ini.
Keluhan serupa ternyata sudah beberapa terdengar pada seluruh dunia. Kasus yang pria Inggris ini alami laporkan dalam jurnal BMJ Case Reports edisi 13 Oktober.

Identifikasi awal gangguan pendengaran ternilai penting karena keadaan ini sebenarnya bisa sembuh dengan penanganan steroid. Namun dalam kasus pria Inggris tersebut, gangguan pendengaran hanya bisa perbaiki sebagian.

Pria berusia 45 tahun ini masuk rumah sakit dengan keluhan sesak napas dan beri penanganan dengan ventilator selama 30 hari serta pengobatan remdesivir. Pada akhirnya, ia membaik dan bisa keluar dari ICU (Intensive Care Unit).