Penyebab Mood Rusak Setelah Bermain Media Sosial

Penyebab Mood Rusak Setelah Bermain Media Sosial

Bermain media sosial biasanya menunjukan untuk mencari hiburan agar suasana hati menjadi lebih baik. Namun bukannya tambah semangat, terkadang membuka media sosial bisa menghasilkan dampak negatif, seperti Penyebab Mood Rusak Setelah Bermain Media Sosial dengan merusak mood Melansir dari https://103.214.113.168/.

Penyebab Mood Rusak Setelah Bermain Media Sosial

Membuka media sosial terlalu lama

Menurut http://asensioexposed.com/ ada baiknya kamu mulai mengatur durasi membuka media sosial agar lebih terukur. Jangan sampai terlalu berlarut-larut untuk menggunakan media sosial sampai merasa jenuh. Selain sudah tidak ada yang bisa melihat. Menatap layar ponsel terlalu lama pun akan membuat kamu mudah pusing. Oleh sebab itu, faktor ini terkadang menjadi penyumbang mengapa mood sering kali bertambah jelek setelahnya.

Membaca berita sentimental

Hati-hati dalam memilah berita yang beredar ke media sosial. Bukan cuma dikhawatirkan berita tersebut adalah kabar palsu, melainkan sebagian kabar yang bersifat sentimental biasanya akan berpengaruh terhadap mood. Jadi, ada baiknya sesuaikan berita yang hendak kamu lihat dengan suasana hati, untuk menghindari terjadinya penurunan mood. Beberapa berita sadis atau nahas kurang baik membaca saat kamu sedang sedih atau banyak pikiran.

Bertengkar pada kolom komentar

Bertengkar pada kolom komentar media sosial saat ini sama mengerikannya dengan bertengkar di dunia nyata. Bahkan bisa lebih parah akibat lontaran kata-kata yang tidak mempertimbangkan perasaan satu sama lain. Bila seandainya kamu terlibat dengan pertikaian tersebut, ada baiknya akhiri dengan baik dan jangan meladeninya lagi. Karena jika teruskan, bukan cuma suasana hati yang rusak, melainkan beban pikiranmu malah akan bertambah.

Membaca opini negatif

Opini seseorang saat ini begitu tidak terkendali ke media sosial. Beberapa pendapat terasa sangat memotivasi, mampu menetralkan suasana, namun ada pula yang menyulut emosi lantaran bersifat negatif atau bersebrangan dengan pendirianmu. Hal inilah yang kerap kali merusak suasana hati dan berdampak kurang baik setelah membuka media sosial. Jadi, ada baiknya kamu membatasi apa-apa yang perlu membaca dan tidak, bila sedang tak siap menerima opini negatif.

Mendapat pesan tak menyenangkan

Penggunaan second account atau akun kedua ke media sosial biasanya tidak manfaatkan dengan baik. Bahkan, beberapa orang cenderung memanfaatkan media tersebut untuk menebar pesan buruk ke orang lain secara anonim. Sebaiknya, kamu tidak perlu menggubris pesan-pesan tidak jelas, terutama dari akun mencurigakan. Bila perlu, batasi siapa saja yang bisa mengirimkan pesan. Hal ini melakukan untuk menjaga agar suasana hati kamu tetap baik sepanjang hari, terutama ketika berselancar ke sebuah aplikasi.