Protokol Kesehatan dalam Memotong Hewan Kurban

Protokol Kesehatan dalam Memotong Hewan Kurban

Protokol Kesehatan dalam Memotong Hewan Kurban

Protokol Kesehatan dalam Memotong Hewan Kurban, – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Iduladha 1441 H akan terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, Iduladha tahun ini berlangsung di tengah pandemik COVID-19, yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada September-Oktober mendatang.

Pemerintah mengeluarkan protokol salat Idul Adha dan syarat penyembelihan hewan kurban saat pandemi Covid-19 sesuai Surat Edaran Menteri Agama No. 18 Tahun 2020. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, MH menyampaikan beberapa protokol kesehatan dalam salat Idul Adha.

“Karena itu kami mengajak kepada umat Islam di Jakarta khususnya, untuk memanfaatkan teknologi digital di dalam kegiatan jual-beli hewan kurban,” jelas Anies, Senin.

Karena pandemik COVID-19 belum mereda, Anies mengatakan, ada sejumlah protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Apa saja?

1. Anies minta kelompok rentan tertular COVID-19 harus dijaga

Anies juga meminta kelompok yang rentan tertular virus corona yakni anak-anak dan orang tua dengan penyakit bawaan, dijaga. Tujuannya agar pandemik COVID-19 tak semakin meluas sehingga orang-orang termasuk kelompok rentan bisa aman.

Kemudian, panitia penyelenggaraan Iduladha diminta untuk mendistribusikan daging kurban kepada para Mustahik.

“Sejak tahun lalu kami di Pemprov DKI Jakarta juga turut mengolah daging kurban tersebut menjadi makanan siap saji, supaya lebih awet dan ketika mereka menerima, Mereka menerima untuk bisa langsung dikonsumsi sehingga mereka tidak perlu memasak dan mengeluarkan biaya tambahan,” jelas Anies.

2. Pembeli dilarang ke lokasi pemotongan, penyembelihan hingga distribusi dilakukan panitia

Anies mengatakan, pemotongan hewan kurban kali ini hanya boleh dihadiri oleh panitia kurban dengan jumlah terbatas. Diharapkan tidak ada kerumuman dan harus jaga jarak.

Kemudian, pembeli hewan kurban diimbau tidak ke lokasi pemotongan. Anies meminta pembeli untuk mempercayakan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban kepada panitia.

“Insyaallah mereka bisa amanah,” jelas Anies.

3. Semua pihak diharapkan taat syariat Islam dan protokol kesehatan

Ia pun berharap semua pihak taat prinsip-prinsip syariat Islam dan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Iduladha. Menurut Anies, hal itu akan membawa keberkahan dan rasa aman bagi semua pihak.

“Insyaallah hari raya Iduladha tahun ini membawa keberkahan pada semua, memberikan rasa aman dan ikut mengendalikan penularan COVID-19,” ujar Anies.