Sinabung Semburkan Kolom Abu Lebih Tinggi dari Kemarin

Sinabung Semburkan Kolom Abu Lebih Tinggi dari Kemarin

Sinabung Semburkan Kolom Abu Lebih Tinggi dari Kemarin

Sinabung Semburkan Kolom Abu Lebih Tinggi dari Kemarin, –  Gunung Sinabung di Sumatera Utara kembali erupsi dan menyemburkan kolom abu setinggi 2.000 meter di atas puncak pada Jumat sekitar pukul 10.30 WIB. Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal bergerak ke arah selatan.

“Telah terjadi erupsi G.Sinabung, Sumatera Utara pada 14 Agustus 2020 pukul 10.30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.100 m di atas puncak (± 4.560 m di atas permukaan laut),” tulis keterangan tertulis Badan Geologi, melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat.

1. Kolom abu teramati berwarna kelabu

Badan Geologi menyebutkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 64 mm dan durasi ± 1 menit 40 detik.

“Saat ini, Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga),” Badan Geologi mengingatkan.

2. Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Sinabung

Badan Geologi mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat juga diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Serta mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

“Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” demikian imbauan Badan Geologi.

3. Gunung Sinabung empat kali erupsi selama seharian

Kemarin, Gunung Sinabung mengalami erupsi hingga empat kali berturut-turut sejak pagi hingga malam hari. Erupsi pertama terjadi pada pukul 06.07 WIB dengan semburan kolom abu 1.000 meter di atas puncak Sinabung.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 08.31 WIB dengan semburan tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung. Sinabung kembali erupsi pada pukul 13.08 WIB, dengan menyemburkan tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter di atas permukaan puncak gunung tersebut.

Terakhir, pada pukul 20.15 WIB, Sinabung kembali menyemburkan kolom abu, namun kali ini tidak teramati karena tertutup awan dan malam hari. Kendati, Sinabung tetap pada status Level III atau Siaga.