Tersangka Pengendara Moge Pengeroyok Anggota TNI Jadi 5 Orang

Tersangka Pengendara Moge Pengeroyok Anggota TNI Jadi 5 Orang

Tersangka Pengendara Moge Pengeroyok Anggota TNI Jadi 5 Orang

Tersangka Pengendara Moge Pengeroyok Anggota TNI Jadi 5 Orang – Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake menyampaikan, pihaknya menetapkan satu lagi tersangka kasus pengeroyokan anggota TNI oleh rombongan Motor Gede (Moge) dari HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia di Bukittinggi.

“Berdasarkan hasil gelar untuk tersangka bertambah satu orang,” tutur Stefanus mengutip dari http://162.241.119.31/

Menurut Stefanus, tersangka berinisial TR (33). Saat kejadian, ia turut terlibat pengeroyokan dengan mendorong korban sampai terjatuh.

“Dan dikuatkan keterangan tiga saksi yang merupakan karyawan toko butik dan phonecell pada TKP, dan video pada saat kejadian,” kata Stefanus.

Sebelumnya, kepolisian menetapkan empat orang dari rombongan Motor Gede (Moge) dari HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia sebagai tersangka akibat melakukan pengeroyokan dua anggota TNI di Bukittinggi. Mereka adalah BSA, MS, H, dan JAD.

Insiden pengeroyokan bermula saat rombongan moge dari HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia melewati Simpang Tarok sebanyak 21 moge. Stefanus mengatakan ada 10 moge yang tertinggal dalam rombongan tersebut.

“10 moge tertinggal dan bertemu dengan dua orang anggota Kodim 0304 Agam,” ujar Stefanus dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2020).

Kendaraan Tersangka Masih di Polres

Saat melewati persimpangan tersebut, rombongan moge bertemu dengan dua anggota TNI AD dan terjadi cekcok. Namun, Stefanus tidak menjelaskan detail penyebab cekcok yang berujung pengeroyokan.

“Selanjutnya terjadi perselisihan yang mengakibatkan terjadinya pemukulan oleh rombongan moge kepada personel Kodim tersebut,” kata Stefanus.

Polda Sumatera Barat menyatakan, para rombongan motor gede (moge) yang berasal dari Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia, masih berada Bukittinggi, usai disangkutkan akan masalah pengeroyokan Anggota TNI.

“Masih, semua masih berada pada Bukittinggi,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake saat melansir dari http://asensioexposed.com/.

“Mereka rencananya akan touring ke titik nol, Sabang Aceh tapi karena ada kejadian pengeroyokan tersebut perjalanan terhenti sementara,” lanjut ia.

Menurut Stefanus, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah rombongan pengendara moge tersebut masih perkenakan untuk melakukan turing atau tidak usai insiden pengeroyokan tersebut. Pasalnya kendaraan mereka masih berada pada Polres.

“Nanti kita lihat situasi apakah mereka perbolehkan melanjutkan perjalanan atau tidak. Sementara ini yang tidak terlibat masih menginap pada salah satu hotel Bukittinggi,” ungkap Stefanus.

Stefanus menuturkan, Polres Bukit Tinggi bergerak cepat mengusut tuntas peristiwa pengeroyokan tersebut. Hingga saat ini, empat orang dari HOG tetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah BSA, MS, H, dan JAD.

“Semuanya ditahan Rutan Polres Bukittinggi,” ujar ia.